
Keraton Kesultanan Palembang berkomunikasi dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Jawa, Arab, dan Melayu. Bahasa melayu hidup di kawasan ini jauh sebelum Kesultanan berdiri dan di yakini sebagai bahasa masyarakat asli. Tertulis dengan huruf pallawa, bahasa Melayu di gunakan dalam Prasasti Kedukan Bukit (682 M). Prasasti yang ditemukan ditepi Sungai Tatang, sebelah barat Kota Palembang, pada tahun 1920, menandai berdirinya Kerajaan Sriwijaya.Berbagai temuan...